Hi quest ,  welcome  |  sign in  |  registered now  |  need help ?
Tampilkan postingan dengan label belajar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label belajar. Tampilkan semua postingan

Suka Dukanya Menjadi Anak Tengah

Written By peb bryant on Senin, 02 Mei 2016 | 21.42

hai, guys uda lama ngga update lagi nih!!


Anak sulung sering disebut-sebut sebagai andalan keluarga. Anak bungsu selalu menjadi anak yang paling manis dan dianggap paling butuh perlindungan di rumah. 
Lalu bagaimana dengan anak tengah? Banyak yang membahas tentang suka dukanya menjadi anak bungsu, atau anak sulung. Apakah dari kalian pernah terbesit bagaimana suka dukanya menjadi anak tengah? 
Kami memang seperti terlupakan. 
Dalam dunia psikologi ada istilah yang hanya dialami oleh anak tengah dalam keluarga. Namanya adalah middle child syndrome atau sindrom anak tengah. Menurut Alfred Adler, pakar psikologi dan penulis buku-buku tentang kepribadian, Middle Child Syndrome atau sindrom anak tengah adalah sindrom yang hanya dialami oleh anak tengah dalam keluarganya, contohnya anak kedua dari 3 bersaudara.
Kali ini ane mau berbagi sedikit hal-hal yang dirasakan oleh anak tengah, berdasarkan pengalaman TS dan melakukan riset kecil-kecilan kepada teman-teman yang juga anak tengah, serta mencari referensi ilmiah tentang hal ini. 
Oke langsung aja kita bahas, apa saja sih suka dukanya. 
Ane mulai dukanya dulu ya gan. Karena suka diawal tapi duka di akhir itu nyesek. 

Spoiler for Dukanya Menjadi Anak Tengah

Suka Duka Menjadi Anak Tengah

Spoiler for 1. Sering Merasa Terlupakan
Sebagai anak tengah sering merasa bahwa perhatian orangtua lebih tertuju pada kakak atau adik bungsu. Kakak yang sekaligus anak pertama biasanya mendapatkan perhatian karena anak sulung selalu dianggap anak yang paling sering diandalkan sehingga mereka selalu menjadi prioritas. Sedangkan sang adik sebagai anak bungsu selalu dimanja dan mendapatkan perhatian lebih extra, karena mereka adalah anak paling kecil yang dirasa paling lemah dan paling butuh perlindungan. Dan bagaimana dengan anak tengah? Mereka seringkali merasa terlupakan. 

Spoiler for 2. Sering Mengalah
Anak tengah pasti akan merasakan dimana mereka selalu mendapatkan barang-barang bekas sang kakak. Dan mengalah kepada adik adalah sebuah keharusan. 
Atau ketika kita lagi berantem sama kakak, seringkali akan terdengar ceramahan seperti ini "Hormatilah kakakmu"
Lalu ketika berantem sama adik maka kalimat ini yang akan didapatkan "Ngalah dong sama adikmu" 
Aku anakmu juga kan maaaak. 

Spoiler for 3. Paling Gampang Kena Marah
Menurut pengalaman TS pribadi, anak tengah sering kali kena marah atau omelan khas ibu atau mungkin ayah. Hal ini (menurut asumsi TS) mungkin disebabkan karena ibu sedikit males untuk mengomeli kakak sulung yang sudah gede dan sudah agak susah diatur. Sementara bagaimana dengan si bungsu? Ibu merasa paling nggak tega nih kalau harus mengomeli si bungsu. Karena anak bungsu akan selalu menjadi anak kecil yang manis unyu-unyu menggemaskan dalam keluarga kita. Apalagi katanya anak bungsu sering menjadi anak kesayangan ibu. Benar tidak ya 

Spoiler for Sukanya Menjadi Anak Tengah

Suka Duka Menjadi Anak Tengah

Spoiler for 1. Paling Dekat Dengan Saudara
Anak tengah adalah anak yang paling fleksibel. Kenapa? Karena anak tengah bisa sangat dekat dengan kakak. Juga bisa sangat dekat dengan adik. Sementara jarang sekali si bungsu dekat dengan si kakak sulung. 
Seperti halnya TS. Ane dekat banget sama kakak, dan adik. Tapi adik tidak terlalu dekat sama kakak. Jadi ane merasa paling banyak temannya. Kalo ane lagi butuh teman curhat yang dewasa atau butuh perlindungan ane pergi ke kakak. Tapi kalo ane lagi pengen main dan seru-seruan ane bisa bareng sama adik. Lumayan juga bisa nyuruh-nyuruh dikit . Dan terkadang menjadi orang yang dibtuhkan oleh adik itu menyenangkan

Spoiler for 2. Menjadi Lebih Mandiri
Seringkali anak tengah merasa perhatian orang tua lebih tertuju pada anak sulung dan anak bungsu. Namun ada hal positif dari kondisi ini, yakni anak tengah akan menjadi pribadi yang mandiri dan melakukan segala sesuatunya sendiri tanpa mengandalkan orang tua.

Spoiler for 3. Pencipta Damai
Anak tengah tak jarang menjadi penengah ketika adik sedang bertengkar dengan kakak, atau terjadi komunikasi yang buruk seperti perbedaan pendapat dan pandangan disebabkan oleh jarak usia yang cukup jauh. Pada situasi ini anak tengah sering dapat diandalkan untuk mengatasi masalah ini, karena anak tengah paling tahu cara melakukan pendekatan dengan sang kakak, dan juga berkomunikasi yang baik dengan sang adik.

Pada dasarnya orang tua selalu akan memberikan yang terbaik kepada anak-anaknya. Memberikan kasih sayang yang sama tanpa membeda-bedakan. Hanya saja terkadang seorang anak tetap saja merasa iri dan selalu merasa kurang diperhatikan. 
Pokoknya orang tua kita yang terbaik. Bahagiakan orang tua. Hormati kakak dan sayangi adik kita. Hidup anak tengah. 
Terimakasih sudah meluangakan waktu membaca thread anak tengah ini. Semoga bermanfaat. 
Wassalamualaikum

sumber : kaskus.co.id
21.42 | 0 komentar

Cara Gampang Riset Untuk Tugas Kuliah

Written By peb bryant on Selasa, 27 Januari 2015 | 21.24

Hai sobat blogger, gimana nih kuliahnya lancar atau enggak? MENGERJAKAN tugas makalah dari dosen berarti kita harus meluangkan banyak waktu melakukan riset. Di era serba-online ini, duduk berjam-jam di perpustakaan rasanya tidak praktis lagi ketimbang menggunakan mesin pencari.
Tetapi, penggunaan sumber pertama sangatlah penting untuk menakar validitas sebuah makalah ilmiah. Pasalnya, literatur yang kita temui di internet sering kali merupakan rangkuman dari berbagai sumber.
Mesin pencari hanyalah sebagai alat bantu. Sebagai mahasiswa, kita juga harus melengkapi riset dengan studi kepustakaan melalui koleksi perpustakaan.
Berikut ini cara-cara riset untuk memperkaya makalah ilmiah kita, seperti dilansir College Magazine, Selasa (27/1/2015).
1. Arahkan pencarian via internet
Jika menggunakan mesin pencari seperti Google, maka maksimalkan proses pencarian tersebut. Mengetik satu kata kunci di Google akan menghasilkan ratusan hingga ribuan pencarian. Daripada kesulitan, sortirlah hasil pencarian dengan fitur Advanced Search yang membatasi pencarian dengan parameter tertentu seperti kata yang lebih spesifik, wilayah, dan waktu publikasi.
2. Verifikasi
Sebelum mengutip suatu informasi, cek lagi sumber aslinya. Pastikan penulis dan lembaga yang diwakili kredibel, seperti pakar dari universitas tertentu. Jangan mengandalkan Wikipedia, karena situs ini memungkinkan siapa pun mengedit informasi yang ditampilkan.
3. Maksimalkan Google Scholar
Google Scholar memberi pilihan sempurna bagi mereka yang membutuhkan verifikasi lanjutan. Mesin pencari ini terhubung dengan artikel ilmiah dengan berbagai subjek yang dipublikasikan perguruan tinggi dan lembaga kredibel lainnya. Tetapi, tidak semua artikel ditampilkan utuh. Banyak lembaga mengharuskan kita membayar sejumlah uang untuk mendapat artikel tersebut.
4. Database kampus
Setiap kampus biasanya memberikan fasilitas database hasil penelitian bagi para mahasiswanya. Manfaatkan fasilitas yang umumnya tersedia di perpustakaan tingkat universitas ini. Kita bisa mencari informasi dari berbagai sumber, mulai buku teks, ensiklopedia, majalah, jurnal, surat kabar, hingga manuskrip kuno.
5. Perpustakaan

Meski internet mampu menyimpan jutaan informasi, perguruan tinggi biasanya memiliki perpustakaan dengan beragam koleksi, termasuk buku-buku tua. Melalui berbagai koleksi perpustakaan, kita dapat menemukan informasi yang bisa jadi tidak ter-posting di internet.
6. Kunjungi sumbernya langsung
Ini adalah cara terbaik untuk mendapatkan suatu informasi. Hubungilah para pakar pada bidang yang sedang diteliti, kemudian minta waktu untuk wawancara. Banyak akademisi akan membantu kita dan berbagi hasil riset mereka.
7. Minta bantuan
Ketika mengalami kebuntuan, jangan malu untuk meminta tolong kepada siapa pun yang dianggap mampu membantu. Misalnya, ketika riset kita di perpustakaan mengalami kebuntuan, minta bantuan pustakawan.

Oke, semoga tipsnya bermanfaat kawan. Selamat mencoba!

Sumber : www.okezone.com













\\\\\\\\\\\ yang sudah terlatih dalam mengelola informasi. Siapa tahu pertolongan mereka memberi kemampuan baru untuk kita.
(rfa)
21.24 | 2 komentar

Kenapa Banyak Aturan Untuk Daftar SNMPTN?

Written By peb bryant on Jumat, 21 Maret 2014 | 03.26

Salah satu syarat pendaftaran SNMPTN adalah siswa tidak boleh tuna netra. (Ilustrasi: Reuters) Salah satu syarat pendaftaran SNMPTN adalah siswa tidak boleh tuna netra. (Ilustrasi: Reuters)JAKARTA - Menelusuri laman resmi SNMPTN, kita dapat menemukan ketentuan tentang peserta dengan disabilitas. Pada sublaman Panduan Pendaftaran SNMPTN untuk siswa dipaparkan, pendaftar SNMPTN tidak boleh tuna netra, tidak tuna rungu, tidak tuna wicara, tidak tuna daksa, dan tidak buta warna keseluruhan maupun sebagian. 

Persyaratan yang tercantum di antaranya dalam kolom pilihan program studi Biologi, Fisika dan Ilmu Keolahragaan tersebut menuai protes. LBH Jakarta, Yayasan Cahaya Guru, Forum Serikat Guru Indonesia (FSGI) dan para pemerhati pendidikan menuding, persyaratan tersebut merupakan bentuk diskriminasi terhadap para siswa penyandang disabilitas. 

Menurut Ketua Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Ariani Sunggoro, syarat-syarat tersebut tidak berkeprimanusiaan. Tidak heran, mereka pun kian gencar memperjuangkan RUU Penyandang Disabilitas agar segera disahkan menjadi payung hukum bagi para difabel. 

"Kami makin tergerak karena dapat tantangan dari syarat pendaftaran SNMPTN 2014 ini. Sebetulnya, bisa dimasukkan juga syarat peserta SNMPTN tidak teroris, tidak narkoba, tidak sakit jiwa," ujar Ariani, pada Diskusi Penerapan Prinsip-Prinsip Convention on the Right of Person with Disabilities (CRPD) dalam RUU Penyandang Disabilitas, di Hotel JS Luwansa, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (11/3/2014).

Ariani menambahkan, banyak penyandang disabilitas berhasil lulus dari perguruan tinggi. Bahkan, ada yang lulus menjadi arsitek dan dokter gigi. 

"Banyak penyandang disabilitas di sini adalah sarjana, kenapa banyak aturan?," tegasnya. (rfa)

sumber : http://kampus.okezone.com/read/2014/03/11/560/953288/kenapa-banyak-aturan-daftar-snmptn
03.26 | 0 komentar

Contoh Surat Lamaran Menjadi Siswa EVE-Program PT Holcim Indonesia Tbk

Written By peb bryant on Senin, 17 Maret 2014 | 21.36


Hai sobat Blogger, mumpung anak SMA lagi sibuk-sibuknya nih buat daftar persiapan kuliah. Kali ini saya akan membahas tentang contoh surat lamaran menjadi siswa EVE-Program PT Holcim Indonesia Tbk.
Hal-hal berikut perlu diperhatikan dalam membuat surat permohonan menjadi siswa EVE-Program PT Holcim :
    1. Penggunaan dan penempatan tanda titik dan koma
    2. Penggunaan huruf kapital
    3. Paragraf
    4. Surat lamaran harus ditulis dengan huruf tegak bersambung (latin)
      Nah, langsung saja, di bawah ini adalah contoh surat permohonan menjadi siswa EVE-Program yang baru saja saya tulis :


                                                                                                                                                     Tuban, 15 Maret 2014


        Lampiran  : Satu berkas
        Perihal      : Permohonan menjadi siswa EVE-Program Tahun 2014


        Yth. Manager Sumber Daya Manusia
        PT Holcim Indonesia Tbk
        Jalan Raya Glondonggede Kerek Km 3
        Karangasem-Tuban


        Dengan hormat,
                Sehubungan dengan dibukanya kesempatan untuk menjadi siswa EVE-Program Tahun 2014
        di PT Holcim Indonesia Tbk, dengan ini saya :
        nama                                :  Dwi Wahyu Febrianto
        tempat, tanggal lahir     :  Tuban, 26 Februari 1996
        alamat                              :  Jalan Basuki Rachmad No.76 Tuban
        nomor telepon                :  085xxxxxxxxx
        jenis kelamin                  :  Laki-laki
        agama                              :  Islam
        pendidikan                       :  SMA Negeri 1 Tuban, jurusan IPA, Tahun Pelajaran 2013-2014
                Bermaksud untuk mengajukan permohonan menjadi calon siswa EVE-Program Tahun 2014
        di PT Holcim Indonesia Tbk.
        Sebagai bahan pertimbangan dengan ini saya melampirkan :
        1. fotokopi legalisasi rapor SMA semester 1s.d. 5
        2. fotokopi kartu keluarga orang tua
        3. surat keterangan dokter
        4. foto berwarna terbaru ukuran 4x6 dua lembar
                Atas perhatian dan kebijaksanaan Bapak, menerima saya sebagai calon siswa EVE-Program
        PT Holcim Indonesia Tbk. Saya mengucapkan terima kasih.


                                                                                                                                          Hormat saya,
                                                                                                                                                TTD
                                                                                                                                        Dwi Wahyu Febrianto
      21.36 | 0 komentar

      Tutorial Membuat Packaging Dari Corel Draw

      Written By peb bryant on Rabu, 05 Maret 2014 | 08.26

      Bagi teman-teman yang bingung mau belajar Corel Draw dimana.
      Bagi teman-teman yang masih menganggap bahwa Corel Draw itu susah.




      Disini, saya ajarkan secara detail bagaimana cara membuat sebuah Packaging dari Corel Draw.
      Semoga bisa memahami, mari belajar bersama.
      Kritik dan Saran, bisa di tulis di kolom Komentar bawah, Thankyouu.

      08.26 | 0 komentar

      Sebab - Sebab Mahasiswa Lama Lulus

      Written By peb bryant on Minggu, 06 Oktober 2013 | 06.57

      Mahasiswa itu...
      Kupu - kupu : kuliah pulang kuliah pulang
      Kura-kura: kuliah rapat kuliah rapat
      kuda-kuda: kuliah dakwah kuliah dakwah
      kuman-kuman: kuliah maen kuliah maen
      kumal-kumal: kuliah mall kuliah mall
      kubi-kubi: kuliah bisnis kuliah bisnis 


      1. Kuliah karena terpaksa 
      Melihat anaknya diwisuda adalah kebanggaan bagi setiap orang tua. Dari lubuk hati setiap orang tua pasti menginginkan anaknya menjadi seorang yang pintar dan sukses. Bahkan memaksa anaknya untuk kuliahpun bisa saja mereka lakukan. Berawal dari sebuah keterpaksaan inilah maka ketika sudah menjadi mahasiswa, dia enggan untuk serius dalam kuliah, apalagi pengen cepat-cepat diwisuda.

      2. Salah jurusan 
      Kalah dalam persaingan SPMB/UM PTN/PTS yang memiliki jurusan-jurusan favorit, menyebabkan banyak mahasiswa memilih jurusan lain (yang tidak diminati) sebagai pelarian ketika tidak diterima. Tujuannya adalah agar mereka tetap bisa kuliah meski jurusan itu bukan yang diminati.



      3. Terlalu menikmati kebebasan karena jauh dari ortu 
      Anak Mami kalau kita sering sebut, terkadang juga menjadi faktor kuliah lama. Rendahnya pengawasan dari orang tua (jauh dari ortu) terkadang kebebasan itu dimanfaatkan secara berlebihan. Kerjanya maen, pacaran, begadang tiap malam, nongkrong sana-sini dan lain-lainnya.

      4. Sibuk mengikuti organisasi kemahasiswaan ataupun organisasi lainnya
      Tingkat Intelegency Emotional (IE) yang lebih besar daripada IQ mendorong mahasiswa untuk lebih senang berorganisasi, bersosialisasi, bertukar pikiran dan melakukan kegiatan-kegiatan atau bergabung dengan Ormas daripada belajar. Kesibukannya itu terkadang menghabiskan uang, tenaga, pikiran dan juga waktu sehingga kuliah terabaikan dan bukan prioritas lagi.

      5. Menekuni hobi secara berlebihan
       
      Soft Skill yang dimiliki mahasiswa mendorong untuk menjadi hobi. Hobi kalau dilakukan secara wajar itu baik, tapi kalau berlebihan, pasti mengganggu kegiatan lainnya. Beberapa hobi seorang mahasiswa antara lain: ngegame, ngeband, billiard, Playstation, ngenet, Futsal, dll.

      6. Bisa mendapatkan uang sendiri (kerja) 
      Kerja terkadang dibutuhkan bagi mahasiswa, terutama yang kurang mampu ataupun untuk menambah uang saku. Tetapi tidak sedikit pula dari mereka yang terlena dengan pekerjaannya itu. Alasannya simple, ujung akhir dari kuliah adalah mendapat gelar sarjana yang bisa digunakan sebagai sarana untuk mencari kerja sehingga menghasilkan uang. kalau kuliah saja sudah bisa punya uang sendiri, kenapa harus buru-buru lulus??? Makanya mereka lebih senang kerja daripada ngurusin kuliahnya.

      7. Tidak adanya jaminan kerja setelah lulus 
      Tidak adanya jaminan inilah yang paling banyak membuat mereka lebih milih lama kuliah daripada lama nganggur. Prinsipnya : Rezeki itu sudah ada yang ngatur, dan kalau sudah rejeki, gak bakal kemana. Jadi, buat apa cepat-cepat lulus kalau ujung-ujungnya nganggur???? Yang sudah sarjana saja banyak yang nganggur...

      8. Skripsi
      You know what I mean ...
      MAHASISWA VETERAN


      Malemnya kaga bisa tidur dengan damai.





      Deg - degan nunggu giliran sidang..
      .



      Pas masuk ke ruang sidang...










      Waktu bisa jawab pertanyaan dengan baik dan benar.


      Eh, makin dibantai sama dosen penguji.



      Ahhh,
      untung ada dosen pembimbing yang ngebantu ngejawab... iya kan bu/pak ????



      Beres Keluar.. dari ruangan sidang..



      Jika dilihat dari hitungan hari (baca: alasan) ini, sebenarnya bukan salah sang mahasiswa bila ia tidak lulus ujian, karena belajar pun ia tidak sempat…


      Tahukah kamu, setahun itu hanya terdapat 365 hari yang kita tahu sebagai tahun akademik siswa… Mari kita hitung!

      1. Hari Minggu
      52 hari dalam setahun. Anda pasti tahu bahwa hari minggu itu adalah hari istirahat. Hari tersisa tinggal 313.

      2. Hari Libur (Nasional maupun internasional)
      Kurang lebih terdapat 13 hari libur dalam setahun, misalnya tahun baru, natal, dsb… Hari tersisa tinggal 300.

      3. Libur Kuliah
      Jelas semua mahasiswa akan libur dan tidak akan kuliah. Biasanya sekitar 2 bulan lebih, anggaplah sekitar 60 hari. Hari tersisa tinggal 240



      4. Tidur

      Tidur Yang paling baik adalah 8 jam sehari untuk kesehatan, jadi 120 hari terpakai. Hari tersisa tinggal 120.

      5. Beribadah
      Paling tidak 1 sampai 2 jam perhari kita beribadah, kita alokasikan 25 hari dalam setahun. Hari tersisa tinggal 95

      6. Bermain

      Hal yang paling baik untuk kesegaran dan kesehatan adalah bermain. Paling tidak memerlukan 1 jam sehari. Terpakai lagi 15 hari. Hari tersisa tinggal 80.

      7. Makan
      Sekurang-kurangnya selama satu hari kita habiskan 2 jam untuk makan atau minum, hilang lagi 30 hari. Hari tersisa tinggal 50

      8. Berbicara dan Nongkrong gak jelas
      Jangan lupakan, bahwa manusia adalah mahluk sosial yang butuh berinteraksi dengan orang lain. Kita ambil 1 jam perhari untuk berbicara. 15 hari terpakai lagi. Hari tersisa tinggal 35.

      9. Sakit
      Kitapun bisa sakit, baik ringan maupun berat. Itupun `kalau’ sakit, paling tidak 5 hari dalam setahun sudah cukup mewakili. Hari tersisa tinggal 30.

      10. Ujian
      Ujian itu sendiri biasanya dilaksanakan selama 2 minggu per semester. Berarti, 24 hari sudah teralokasi untuk ujian. Hari tersisa tinggal 6.

      11. Refreshing

      Untuk menyegarkan pikiran, refreshing itu perlu. Nonton dan jalan-jalan paling tidak menghabiskan waktu 5 hari dalam setahun. Hari tersisa tinggal 1.

      12. Ulang Tahun.
      Satu hari yang sisa itu khan HARI ULANG TAHUN….!!!
      Masa’ harus belajar, sih?

      13. Terlambat Kuliah

      Emang nyebelin sih ketika mahasiswa terlambat tidak boleh masuk, namun ketika dosen telat masih boleh masuk -__-"

      Aku Masih Kuliah
      Ketika temanku bangun, aku masih tidur.
      Ketika temanku mandi, aku masih tidur.
      Ketika temanku kuliah, aku masih tidur.
      Ketika temanku pulang, aku bangun. Dan,
      Ketika temanku lulus, aku masih kuliah.

      ~renungan



      Keyboard yang bikin Tugas kuliah TA/skripsi nggak kelar-kelar.



      Mahasiswa SO...
      ituuuuu…


      Study Oriented : rajin belajar, mengejar nilai tinggi dan lulus tepat waktu (kalau bisa bahkan fast track) ataupun cumlaude.

      Science Oriented : mengejar dan senang untuk mempelajari ilmu pengetahuan sesuai konsep dan tentunya riset. Terkadang hobi ikut lomba karya ilmiah.

      Social Oriented : hobi nyari teman atau link karena merasa manusia adalah makhluk sosial yang tidak bisa hidup sendiri tanpa bantuan makhluk lainnya.

      So sial Oriented : entah dewi fortuna yang pergi menghilang atau entah memang suratan takdirnya, mahasiswa ini selalu ketiban sial. Contohnya ya yang seperti udah belajar ampe malem tapi tetep dapet jelek mulu.

      SNSD / Super Junior / SHINee / SM*SH Oriented : isi otak adalah MV, performance maupun variety show yang kalo udah ketemu sesama, suka heboh sendiri bahas anggota mana yang paling disukai. 



      Sharing Oriented : kalo yang ini, HDDnya nggak dibatasi oleh K-Pop saja dan biasanya HDDnya minimal 1 TB.

      Sambilan Oriented : nggak jaman lagi kuliah dibayarin orang tua, katanya. Udah mandiri dengan uang hasil kerja sambilannya yang entah itu berupa jualan pulsa, jadi guru privat maupun ngajar ngaji.

      Spiritual Oriented 
      : ke kampus bawaannya kitab suci, menjauhkan diri dari perbuatan-perbuatan haram dan tingkah lakunya sopan santun.

      Sentai Oriented : masa kecil sangat bahagia dengan yang namanya Power Ranger sampai-sampai pas udah kuliah pun nggak melewatkan satu episode sampai episode terakhir Power Ranger Samurai maupun Goseiger.
      Sok Waeh Oriented : yang satu ini punya prinsip jalani hidup tanpa beban, katanya sih “Go with the flow”.

      Senang-senang Oriented : karaoke, nonton film di bioskop, makan-makan dan segala kehidupan hedon lainnya kurang afdhol bila tidak dilakukannya.

      Sek-esek Oriented : yang satu ini suka sekali melampiaskan hawa nafsu mereka entah itu di kosan ataupun di club.

      Smoke Oriented : pria maupun wanita yang hobinya hisap-hisap dan mengeluarkan asap yang bikin lingkungan sekitarnya jadi sebal gara-gara jadi perokok pasif.

      Suntikan Oriented : suka memakai narkotika dan obat-obatan terlarang.
      Sogokan Oriented : menghalalkan segala cara (terutama uang) untuk mencapai tujuan dan menghindar dari hukuman
      .
      Sotoy Oriented : sombong karena diterima di perguruan tinggi favorit serta merasa paling pintar jadi meremehkan orang lain dan sok tahu.

      Sexy Oriented : yang penting make baju yang press body lah biar kelihatan lekuk-lekuk tubuh nan indah.

      Searching Oriented : yang satu ini suka cari perhatian dan cari pasangan entah itu dalam kampus ataupun di kampus lain.

      Sleep Oriented
       : nah satu nih dalam keadaan apaapun senangnya tidur meskipun di waktu kuliah.

      Sport Oriented : tiap ada pertandingan olahraga, mahasiswa inilah yang paling sering nongol.

      Singing Oriented : di manapun, kapanpun, selalu ada waktu untuk bernyanyi. Nggak peduli suara bagus atau jelek yang penting pede nyanyinya.

      Single Oriented : buat yang lagi atau senang ngejomblo. Tak selamanya merupakan tipe “Forever Alone”.

      Self Oriented : ngerasa cukup hebat dengan segala permasalahan mampu ditanggung sendiri. Senang-senang sendiri dan sedih-sedih sendiri.

      Kelas 3D Mahasiswa 


      Mahasiswa Rajin:
      Datang, Duduk, Dengar (biasanya paling depan)
      Mahasiswa Aktivis:
      Datang, Duduk, Dengkur (habis rapat sampe larut malem)
      Mahasiswa Da’i:
      Datang, Duduk, Dakwah (Subhanallah..)
      Mahasiswa Sales:
      Datang, Dagang, Duit (bahkan jualan ketika kelas berlangsung)
      Mahasiswa Telat:
      Datang, Diusir, Dengkur (mendingan tidur lagi)
      Mahasiswa Idaman:
      Datang, Digodain, Dikejar-kejar (asal bukan homo aja yang ngejar)
      Mahasiswa Gabut (Gaji Buta):
      Datang, Download, Dengkur (Kampus=Kostan)
      Mahasiswa (???)
      Download, Dengkur, Dugem (Niat kuliah kagak sih???

      sumber : soalparna

      Sekian dulu ya gan saya juga mau kuliah saya Minta ini aja gan 

      dan Komentar yang bermutu.


      Dan semoga bagi para mahasiswa semua pada cepat lulus dengan IP 


      sumber dari :
      http://www.kaskus.co.id/thread/524b8ec2a4cb17122100000a
      06.57 | 0 komentar

      WELCOME GUYS

      Hopefully this blog can bring benefit to anyone taking the time to visit this blog. To be sure, the spirit no matter how small, remains a strength for us to work. We do not have to force yourself to achieve good results too, because no matter how small our contribution, it could still be measured from the benefits provided to others. If you have question about this blog or want to give me feedback, please contact me on mail thankyou Wwahyufebri@yahoo.com

      Popular Entry