Hi quest ,  welcome  |  sign in  |  registered now  |  need help ?

Drama Penyanderaan Australia -- Setelah 12 Jam, Aksi Penyanderaan Usai

Written By peb bryant on Selasa, 06 September 2011 | 06.56

Pelaku penyanderaan ditahan (Foto: Getty Images)
Pelaku penyanderaan ditahan (Foto: Getty Images)
SIDNEY - Penyanderaan yang dilakukan oleh seorang pria di gedung pengadilan Australia hari ini, akhirnya berakhir mulus, tanpa adanya pertumpahan darah. Selama hampir 12 Jam, pria tersebut membawa tas yang diklaimnya berisi bom.

Pria berusia 52 tahun tersebut, memasuki kantor pengadilan di Sidney pada pagi hari ini waktu setempat. Pelaku sempat membuat keributan di sebuah kantor pengacara, sebelum akhir masuk ke dalam ruangan dan melakukan penyanderaan terhadap anaknya sendiri yang masih berusia 12 tahun.

Menurut Asisten Komisaris Polisi Dennis Clifford, negosiator polisi melakukan pembicaraan lewat telepon untuk mengakhiri penyanderaan ini. Sementara mengenai tas yang berisi bom yang diklaim oleh pria itu, masih belum jelas kepastiannya.

Diketahui, pelaku sempat melakukan pertemuan dengan anggota Parlemen New South Wales dari Partai Hijau Jeremy Buckingham kemarin. Ternyata, pria itu hendak mendiskusikan masalah hukum dengan Buckingham.

"Dia sempat berbicara dengan saya mengenai masalah hukum selama lima menit. Tetapi tidak jelas apa maksud dari masalah yang menggelutinya," ucap Buckingham seperti dikutip Associated Press, Selasa (6/9/2011).

Drama penyanderaan ini sendiri berakhir saat polisi merangsek masuk ke dalam Gedung Parramatta. Polisi pun membebaskan bocah perempuan dari pria itu. Polisi dikabarkan memaksa masuk ke dalam ruangan di mana pria itu bertahan dan menyandera putrinya sendiri.

"Kekhawatiran kami adalah putrinya yang disanderanya. Sementara isi dari tas yang diduga berisi bom itu, belum diketahui secara pasti apakah memang benar ada bahan peledak di dalamnya," jelas Asisten Komisaris Polisi Dennis Clifford.

"Polisi terus berusaha keras untuk menyelesaikan masalah dengan pemecahan damai," tegas Clifford.

Polisi hingga saat ini tidak merilis identitas dari pelaku penyanderaan ini.

Clifford menambahkan, tidak ada ancaman serius yang dilakukan pria tersebut kepada anaknya sendiri. Hingga saat ini, polisi masih menahan dari pelaku. Sementara bocah perempuan itu berada di dalam perlindungan aman pihak berwenang.

Tolong dibaca terlebih dahulu !

Anda sedang membaca artikel tentang Drama Penyanderaan Australia -- Setelah 12 Jam, Aksi Penyanderaan Usai dan anda bisa menemukan artikel Drama Penyanderaan Australia -- Setelah 12 Jam, Aksi Penyanderaan Usai ini dengan url https://dwiwahyufebrianto.blogspot.com/2011/09/drama-penyanderaan-australia-setelah-12.html, Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya jika artikel Drama Penyanderaan Australia -- Setelah 12 Jam, Aksi Penyanderaan Usai ini sangat bermanfaat bagi teman-teman Anda, namun jangan lupa untuk meletakkan link postingan Drama Penyanderaan Australia -- Setelah 12 Jam, Aksi Penyanderaan Usai sebagai sumbernya.

0 komentar:

Posting Komentar